Kristaps Porzingis Akan Absen Selama 2 Minggu. Kristaps Porzingis, center berusia 30 tahun, resmi akan absen setidaknya selama dua minggu karena penyakit yang baru-baru ini dialaminya. Pengumuman ini datang pada 14 Desember 2025, setelah ia sudah melewatkan beberapa laga sebelumnya. Porzingis, yang bergabung dengan tim pada musim panas lalu, telah mencatat rata-rata 19,2 poin, 5,6 rebound, dan 1,6 blok dalam 13 penampilan. Keputusan ini menekankan prioritas kesehatan jangka panjang, dengan evaluasi lebih lanjut dijadwalkan setelah periode tersebut. Absennya menjadi pukulan bagi tim yang sedang berjuang di klasemen konferensi timur. BERITA OLAHRAGA
Detail Penyakit dan Riwayat Kesehatan: Kristaps Porzingis Akan Absen Selama 2 Minggu
Penyakit ini membuat Porzingis melewatkan tujuh dari delapan laga terakhir, dengan penampilan terakhirnya hanya 20 menit pada awal Desember. Tim medis memutuskan membatasi aktivitas basketnya untuk memastikan pemulihan optimal. Porzingis pernah didiagnosis dengan kondisi sistem saraf otonom pada musim sebelumnya, yang menyebabkan gejala seperti detak jantung cepat dan pusing saat berdiri. Meski ia mengelola kondisi itu dengan baik selama offseason dan memulai musim dalam keadaan baik, flare-up baru-baru ini memaksa pendekatan hati-hati. Porzingis sendiri menyatakan penyakit saat ini berbeda dari masalah sebelumnya, tapi tim tetap waspada untuk menghindari komplikasi.
Dampak terhadap Performa Tim: Kristaps Porzingis Akan Absen Selama 2 Minggu
Absennya Porzingis memperburuk situasi tim yang juga kehilangan point guard utama karena cedera. Duet yang diharapkan dengan playmaker andalan baru bermain bersama hanya 51 menit sepanjang musim, dengan catatan negatif. Kontribusi Porzingis sebagai rim protector dan penembak jarak jauh sulit digantikan, terutama di paint dan pick-and-pop. Tim telah menunjukkan ketangguhan dengan rekor cukup baik meski pincang, tapi periode dua minggu ini akan menguji kedalaman skuad. Pengganti seperti Onyeka Okongwu diharapkan naik kelas, sementara manajemen fokus menjaga stabilitas di tengah jadwal padat.
Prospek Kembali dan Masa Depan
Setelah dua minggu, Porzingis akan dievaluasi ulang untuk menentukan kesiapan kembali. Pendekatan ini mencerminkan komitmen tim pada kesehatan jangka panjang, mengingat kontraknya yang akan berakhir musim panas mendatang. Di usia 30 tahun, Porzingis masih punya potensi besar jika bisa konsisten tampil, dengan karir rata-rata 19,6 poin dan 7,7 rebound. Kembalinya diharapkan membawa dorongan positif, terutama untuk ambisi playoff di konferensi yang kompetitif. Tim optimistis periode istirahat ini justru memperkuatnya untuk paruh kedua musim.
Kesimpulan
Absen Kristaps Porzingis selama minimal dua minggu karena penyakit jadi pengingat tantangan kesehatan yang terus membayanginya. Meski performa impresif saat bermain, tim harus adaptasi tanpa andalannya di lini depan. Prioritas pemulihan menunjukkan visi jangka panjang, menghindari risiko lebih besar. Dengan evaluasi mendatang, harapan kembali lebih kuat tetap ada. Porzingis punya kesempatan buktikan ketangguhannya lagi, sementara tim terus berjuang demi posisi terbaik. Situasi ini bisa jadi titik balik positif jika ditangani dengan benar.