JJ Redick Respect Dengan Permainan LeBron

jj-redick-respect-dengan-permainan-lebron

JJ Redick Respect Dengan Permainan LeBron. Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, memberikan pujian tinggi terhadap penampilan LeBron James setelah kemenangan 128-121 atas Memphis Grizzlies pada 2 Januari 2026. Redick menyebut LeBron “phenomenal” karena kemampuannya mengambil alih permainan saat tim membutuhkan, terutama di momen krusial ketika Grizzlies membuat run. Di usia 41 tahun, LeBron mencetak 31 poin dengan efisiensi tinggi, membantu Lakers bangkit dari kekalahan sebelumnya dan mempertahankan rekor sempurna di clutch time. Pujian ini menunjukkan respect mendalam Redick terhadap dedikasi dan kemampuan LeBron yang masih luar biasa di musim ke-23nya. MAKNA LAGU

Penampilan LeBron yang Mengesankan: JJ Redick Respect Dengan Permainan LeBron

LeBron tampil dominan sejak awal, menyumbang 31 poin dari 12 tembakan masuk di 18 percobaan, ditambah 9 rebound dan 6 assist dalam 36 menit. Ia sempurna dari garis lemparan bebas dengan 6 dari 6, dan mendominasi paint meski tembakan tiga poinnya kurang maksimal. Di kuarter keempat, LeBron mencetak 10 poin krusial, termasuk drive ke keranjang yang mematahkan momentum Grizzlies saat mereka sempat mendekat. Redick menyoroti respons LeBron setiap kali lawan membuat run, di mana ia “willed” tim untuk mendapatkan bucket penting melalui drive dan posisi di paint. Penampilan ini jadi salah satu yang terbaik LeBron musim ini, terutama di tengah absennya beberapa pemain kunci seperti Austin Reaves dan Rui Hachimura, membuatnya harus step up lebih besar.

Pujian Langsung dari JJ Redick: JJ Redick Respect Dengan Permainan LeBron

JJ Redick tak ragu menyatakan respect-nya pasca-laga, mengulang kata “phenomenal” untuk menggambarkan kontribusi LeBron. “Setiap kali mereka membuat run, respons dari dia… rasanya hampir setiap kali kami butuh bucket, dia memaksanya terjadi,” kata Redick. Ia menekankan bagaimana LeBron mengambil alih dengan drive ke paint dan kaki kuat di posisi dua kaki, menjaga Lakers tetap unggul meski Grizzlies sempat balik mendekat. Pujian ini bukan sekadar formalitas, tapi mencerminkan kekaguman Redick sebagai pelatih rookie terhadap veteran yang masih bisa tampil vintage di usia lanjut. Redick juga menghargai efisiensi LeBron, yang plus-minus +11 meski ada beberapa turnover, menunjukkan dampak positifnya jauh lebih besar daripada kekurangan kecil.

Dampak bagi Lakers dan Chemistry Tim

Pujian Redick ini semakin memperkuat chemistry di Lakers, di mana LeBron dan Luka Doncic—yang mencetak 34 poin—menjadi duet mematikan. Kemenangan ini membawa rekor Lakers jadi 21-11, posisi kelima Barat, dan jadi pembuka tahun 2026 yang positif setelah tren buruk akhir 2025. Respect Redick terhadap LeBron juga terlihat dari cara ia mengelola rotasi, memberi ruang bagi LeBron untuk memilih momen takeover tanpa memaksanya setiap malam. Bagi LeBron yang baru rayakan ulang tahun ke-41, performa ini jawaban atas keraguan soal umur, sementara bagi Redick, ini validasi bahwa strategi timnya berhasil saat bintang utama on fire. Lakers butuh lebih banyak momen seperti ini jelang jadwal padat, terutama dengan cedera yang mengintai.

Kesimpulan

JJ Redick menunjukkan respect tinggi terhadap permainan LeBron James melalui pujian “phenomenal” setelah kemenangan atas Grizzlies, menyoroti kemampuan LeBron mengambil alih di saat krusial. Di usia 41, LeBron terus buktikan dirinya sebagai pilar utama Lakers dengan 31 poin efisien dan kepemimpinan di lapangan. Pujian ini tidak hanya motivasi bagi LeBron, tapi juga sinyal positif bagi tim yang sedang cari konsistensi. Lakers pulih dari kekalahan sebelumnya berkat performa vintage LeBron, mengingatkan semua bahwa sang legenda masih punya banyak untuk ditawarkan. Respect dari Redick ini jadi bukti hubungan pelatih-pemain yang solid, siap bawa Lakers lebih jauh di musim ini.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *