IBL: Pelita Jaya Menang 98-81 atas Hangtuah. Pelita Jaya Jakarta melanjutkan tren kemenangan sempurna di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2025/2026. Pada pertandingan pekan ke-19 yang digelar di GOR C-Tra Arena, Bandung, Kamis malam (12 Februari 2026), Pelita Jaya mengalahkan Hangtuah Pekanbaru dengan skor meyakinkan 98–81. Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-19 secara beruntun bagi The Prestige, mempertahankan rekor tak terkalahkan dan semakin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen Wilayah Barat. Laga ini juga menegaskan dominasi Pelita Jaya di musim reguler, di mana mereka kini unggul jauh dari pesaing terdekat dengan selisih poin +340. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan: IBL: Pelita Jaya Menang 98-81 atas Hangtuah
Pelita Jaya langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama. Dengan pertahanan ketat dan transisi cepat, mereka membuka keunggulan 28–18 di akhir kuarter pembuka. Anthony Beane Jr. memimpin serangan dengan 12 poin di kuarter pertama saja, termasuk tiga tembakan tiga angka yang membuat pertahanan Hangtuah kewalahan. Kuarter kedua berlangsung lebih seimbang, tapi Pelita Jaya tetap unggul 52–40 saat turun minum berkat kontribusi Abraham Grahita dan Le’Bryan Nash di paint.
Di kuarter ketiga, Hangtuah sempat memangkas jarak menjadi 8 poin (62–54) lewat serangan balik dan tembakan luar dari pemain impor mereka. Namun Pelita Jaya kembali menjauh di kuarter pamungkas dengan run 18–5 yang dipimpin Lorenzo Brown dan Josh Nebo. Nebo mendominasi rebound dan blok, sementara Brown mengatur tempo dengan 9 assist. Skor akhir 98–81 untuk Pelita Jaya, dengan margin kemenangan 17 poin yang menunjukkan superioritas mereka di hampir semua aspek permainan.
Performa Pemain Kunci: IBL: Pelita Jaya Menang 98-81 atas Hangtuah
Anthony Beane Jr. kembali menjadi top skor dengan 28 poin (10/16 FG, 6/9 3PT), 6 rebound, dan 5 assist. Lorenzo Brown menyumbang 18 poin dan 11 assist, sementara Le’Bryan Nash mencetak double-double 16 poin dan 12 rebound. Josh Nebo menguasai paint dengan 14 poin, 13 rebound, dan 5 blok. Pelatih Milenko Topic memuji kedalaman skuad dan kemampuan tim untuk tetap fokus meski lawan sempat bangkit di kuarter ketiga.
Dari kubu Hangtuah, pemain impor mereka mencetak 22 poin, tapi tim gagal menjaga konsistensi pertahanan di kuarter akhir. Pelatih Hangtuah mengakui Pelita Jaya memang lebih superior di hampir semua aspek malam itu.
Kesimpulan
Kemenangan 98–81 atas Hangtuah semakin memperkuat posisi Pelita Jaya sebagai tim terkuat di IBL musim ini. Dengan rekor 19–0, mereka kini unggul cukup jauh di klasemen Wilayah Barat dan hampir pasti lolos sebagai seed 1 ke playoff. Performa konsisten, pertahanan solid, dan kontribusi merata dari roster membuat Pelita Jaya sulit dikalahkan. Bagi penggemar basket Indonesia, tren tak terkalahkan ini menjadi hiburan sekaligus harapan bahwa liga domestik semakin kompetitif dan berkualitas. Tantangan terbesar Pelita Jaya sekarang adalah menjaga fokus dan menghindari cedera di sisa musim regular yang padat. Jika momentum ini bisa dipertahankan, bukan mustahil mereka mencatat rekor tak terkalahkan sepanjang regular season—prestasi yang belum pernah tercapai di sejarah IBL.